4 Alasan Calon Mertua Jangan Takut Menerima Menantu Penggangguran

Ridhmedia
07/11/19, 08:03 WIB
Free : Pixabay
Ridhmedia | Menerima menantu buat meminang anaknya adalah hak serta kewajiban orang tua, biasanya orang tua meminta beberapa syarat kepada calon menantu agar bisa meminang putrinya sebagai istrinya kelak, biasanya beberapa orang tua mensyaratkan hal-hal yang bersifat materi terutama kekayaan serta pekerjaan, sebagian pria yang belum siap tentu bakal merasa keberatan.

Bagi para calon mertua sebetulnya menerima seseorang buat menjadi pasangan pernikahan anaknya adalah hal yang wajib, karna hakekat hidup nantinya yakni pernikahan, kadangkala sikap orangtua yang berlebihan mencintai anaknya, kehidupan anaknya perlu dijamin baik-baik saja dan berkecukupan, hal tersebut yang menyebabkan orang tua mensyaratkan calon menantunya mempunyai materi yang cukup sebagai syarat buat meminang anaknya, itu memanglah baik, tetapi sebagai orang tua kita perlu tahu apabila ada hal-hal yang meyakinkan kita apabila menerima calon menantu yang enggak mempunyai materi atau belum bekerja saat itu juga ada, simak hal yang membuat calon mertua enggak takut menerima menantu pengangguran.

4 Alasan Calon Mertua Jangan Takut Menerima Menantu Penggangguran

1. Jangan Melihat Manusia Sekarang
Melihat seseorang termasuk calon menantu bukan cuma pada hari ini saja (sekarang), sebetulnya ketakutan di masa kini belum tentu terjadi di masa yang bakal datang, kita perlu yakin apabila pertolongan Allah itu selalu ada termasuk janji Allah SWT terhadap pemuda yang bakal menikah buat menolongnya.

"Ada tiga golongan yang berhak mendapat pertolongan dari Allah; Mujahid di jalan Allah, Mukaatib yang mau melunasi utangnya, dan orang yang menikah supaya terjaga dari maksiat". [Sunan Tirmidzi: Hasan]

menurut alm. Uje dalam dakwahnya, sungguh picik orang tua yang menolak pemuda yang ingin meminang anaknya cuma karna alasan pemuda tersebut menganggur. Mengapa ? simak alasan selanjutnya !

2. Percaya Bahwa Punya Allah SWT
Orang tua memang mempunyai maksud baik agar anaknya bisa berkecukupan saat Telah menikah dengan pemu da tersebut, tetapi sunggu picik jika orang tua cuma melihat orang pada saat itu saja (sekarang), seakan orang tua tersebut enggak percaya Allah SWT.

Masa depan seseorang ditentukan oleh Allah, masa depan kita milik Allah, maka jika ada yang beranggapan dan takut bakal masa depan, artinya orang tersebut enggak yakin kekuasaan atas kekuasaan Allah di masa yang bakal datang

3. Orang Tua Hanya Memberi Support
Kewajiban orang tua sebetulnya cuma memberi support pada anak-anaknya, saat anak kita ingin melakukan pernikahan, orang tua berkewajiban mendukung anak-anaknya dan bukan melihat hidup cuma sebatas pada masa kini saja, melainkan hidup bakal berlanjut terus di masa yang bakal datang.

Bukan ada yang tahu apabila kedepan kita bakal selalu kekurangan uang atau justru bakal kian makmur dari segi penghasilan (kekayaan), semua bergantung pada kita ke Allah sang Maha Agung yang bisa membolak-balikan keadaan seseorang.

Bagi kita kini kita boleh bangga bakal kekayaan orang tua karna kini kita masih tinggal bersama dengan orang tua yang masih kaya, tetapi perlu diingat apabila kekayaan yang dimiliki orang tua hanyalah sebatas titipan itupun bukan usaha kita sendiri melainkan hasil kerja keras orang tua serta kuasa Allah SWT. pandai-pandailah bersyukur atas segala nikmat yang kita terima dimasa kini dan yang bakal datang.


4. Pernikahan Lebih Baik dari Pacaran
Orang tua perlu berpandangan apabila menikahkan anaknya di umur yang pas menurut agama itu menjadi jalan terbaik. bagi lelaki yang meminang seorang wanita idamannya dengan cara datang kepada orang tuanya dan meminta buat menikahi anaknya adalah lelaki yang Telah cukup dewasa dan matang, artinya secara hasrat memang Telah saatnya menikah,begitu juga calon mempelai wanitanya.

Menolak pinangan dari lelaki sama saja memperbolehkan anaknya buat berpacaran, hal tersebut justru bakal menimbulkan zina dan maksiat yang dilaknat oleh Allah SWT, percaya apabila segala kesiapan lelaki tersebut tentu Telah diperhitungkan matang-matang terlebih jika lelaki tersebut Telah meranjak dewasa.

Pantas atau enggak pantas itu urusan dihadapan Allah. buat orang tua, kita perlu sadar apabila saat lelaki ingin meminang wanita kepadanya, niatkan apabila itu sebuah ibadah dan menghindarkan dari dosa.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Peristiwa

+